Ling Shen Yao

Membantu Mengatasi Kista, Miom, Endometriosis, Diabetes, Infeksi Saluran Kemih, Tumor dan Kanker Sampai ke Akarnya

Kini Anda TIDAK Perlu Khawatir Lagi Akan Mengidap Penyakit Itu Selamanya

Apakah anda sudah capek mencoba berbagai macam obat tapi tidak kunjung membaik? Apakah anda sudah konsumsi obat dokter tapi kok sakitnya makin parah dan ujung-ujungnya tetap disuruh operasi? Apakah anda sudah pernah operasi tapi penyakitnya tumbuh lagi?

Tenang, karena sebenarnya sejak tahun 1987 atau 33 tahun lalu sudah ditemukan obat herbal yang teruji dan terbukti mampu membunuh sel-sel kista, miom, endometriosis, tumor dan kanker sampai ke akarnya yaitu Obat Herbal Ling Shen Yao. Anda sangat beruntung bisa mengetahuinya sekarang, karena inilah yang sebenarnya dibutuhkan para penderita kista, miom, endometriosis, tumor dan kanker untuk bisa sembuh dari penyakitnya.

Testimoni

Ling Shen Yao

Alhamdulillah Banyak Yang Sembuh Tidak Kambuh

Kista saya keluar bersamaan dengan darah haid di hari ke 10, benar-benar luar biasa, kista hilang sampai akarnya secara alami tanpa operasi.
Sarah Wati
Saya komplikasi penyumbatan jantung dan diabetes. Kadar gula tidak pernah dibawah 350 meskipun rutin obat dokter. Setelah rutin konsumsi LSY Alhamdulillah kadar gula kembali normal penyumbatan jantung juga normal dan saya tidak jadi diamputasi kaki saya karena luka setelah kecelakaan, hemat 130jt
Benny

“Jauh-jauh operasi kista rahim ke Malaysia, ternyata tidak menjamin penyakit saya sembuh. Terbukti, 10 bulan setelah operasi, kista di rahim saya tumbuh lagi di tempat semula, bahkan lebih parah dari sebelumnya. Saat akan berobat ke Singapura, saya coba dulu Obat Herbal Ling Shen Yao. Hasilnya sungguh mengejutkan, dalam waktu 21 hari, kista tersebut hilang dan rahim saya pun dinyatakan bersih. Sejak itulah saya rutin cek-up 3 bulan sekali, terakhir Mei 2007. Hingga kini dinyatakan dokter, bahwa rahim saya bersih dari kista. Kondisi saya kini normal seperti sediakala, saya pun bisa mengembangkan hobi dan menjalankan usaha di bidang tanaman hias”, kata Lie.

Pertengahan Agustus 2006, Lie mulai merasakan sesuatu yang tidak nyaman di perut bagian bawah sebelah kanan. Makin lama makin sakit. “Saya sampai panas dingin dan demam menahan sakit. Semula saya biarkan saja, saya pikir cuma sakit perut biasa, bawaan siklus menstruasi. Setelah tiga minggu tak reda juga, bahkan cenderung makin parah, lalu saya periksakan ke dokter ahli kandungan dan kebidanan. Ketika di USG, terlihat ada kista ukuran 6 cm di rahim saya. Dokter menganjurkan segera operasi agar tidak membesar dan berubah menjadi kanker ganas. Sejak itulah saya stress, sempat membayangkan kematiaan. Sebab, cukup banyak orang yang meninggal karena penyakit ini,” kata Lie.

Penasaran dengan diagnosa tersebut, bersama suaminya, Lie check up ke Rumah Sakit di Malaysia. Diagnosanya sama, diharuskan segera operasi kista ovarium, karena kistanya makin membesar. Lie ditangani 3 dokter ahli. Proses operasi makan waktu 3 jam. Usai perawatan seminggu, ia kembali ke Jakarta.

“Saya sempat menikmati hidup selama 10 bulan. Akhir 2006, menstruasi saya mulai tidak teratur lagi dan sesekali muncul denyutan di tempat semula. Khawatir akan kondisi yang lebih buruk, saya check up ke dokter ahli kandungan dan kebidanan lagi. Setelah di USG, ternyata tumbuh lagi kista di tempat semula dengan ukuran yang hampir sama. Saat itulah saya makin stress, seolah kematian sudah di ambang mata. Lalu, saya dan suami berencana berobat ke Singapura. Namun ayah saya mencegah, menganjurkan saya mengkonsunsi Obat Herbal Ling Shen Yao lebih dulu, ” kata Lie.

“Tanggal 16 Desember 2006, pertama kali saya mengkonsumsi Obat Herbal Ling Shen Yao. Sebagai reaksi obat, minggu pertama setelah minum air godogan Ling Shen Yao, perut bagian bawah rasanya agak sakit dari sebelumnya, seperti diremas-remas. Minggu kedua, saya mengalami menstruasi. Darah yang keluar begitu banyak dengan warna kehitaman, lebih kental dari biasanya. Namun, bersamaan itu, rasa sakitnya makin berkurang. Badan terasa lebih enak, pikiran mulai tenang, tidak gelisah lagi dan tidur pun mulai nyenyak. Bersamaan itu pula, selera makan membaik.

Dua puluh satu hari setelah minum Ling Shen Yao, saya kontrol lagi. Ternyata kistanya sudah hilang. Rahim saya dinyatakan bersih dari penyakit. Sejak itu pikiran saya mulai tenang dan melanjutkan mengkonsumsi Ling Shen Yao, agar penyakit yang saya idap benar-benar tuntas. Tidak hanya itu, 3 bulan sekali saya rutin kontrol ke dokter, terakhir Mei 2007. Rahim saya dinyatakan bersih, bebas dari kista dan penyakit lainnya,” kata Lie.

Jangan sampai hal ini terjadi pada Anda juga, sayangi diri Anda atau keluarga yang mengalaminya, segera konsumsi Ling Shen Yao untuk mengatasi keluhan Anda hingga tuntas tanpa bekas, sampai akarnya, tidak tumbuh lagi.

Januari 2008 saya di diagnosa mengidap tumor ganas, berawal dengan adanya benjolan di payudara kiri saya, dan dokter mengharuskan saya menjalani operasi, namun saya tolak. Saya datangi lagi rumah sakit semula untuk dibiopsi. Saya coba beberapa pengobatan alternatif di Sumatera Barat, namun belum juga membuahkan hasil. Juli 2008 kondisi saya makin parah, selain makin membesar, juga meradang dan berwarna hitam.

Agustus 2008, sakitnya sudah menjalar ke seluruh tubuh. Saya tidak bisa tidur, bahkan selera makan pun hilang. Akibatnya, berat badan turun 13 kg. Puncaknya November 2008, saya benar-benar terkapar tak berdaya. Seluruh badan sebelah kiri hampir mati rasa semua. Namun, saat itulah suamiku dapat informasi dari kerabatnya di Pekanbaru, yang menderita kanker ganas dan berhasil sembuh setelah mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao.

Sepuluh hari setelah minum obat herbal Ling Shen Yao, dada kiri seperti di tusuk-tusuk dan berdenyut lebih sakit dari biasanya. Namun, malam itu saya malah bisa tidur lebih pulas. Saat bangun pagi, rasa sakitnya berkurang. Begitu pula lengan dan kaki bisa digerakan. Bersamaan itu, rasa sakit di kepala juga berkurang. Dada yang sering berdebar dan sesak nafas, kala itu semua terasa lega dan ringan. Melihat perubahan tersebut, maka makin saya intensifkan minum Ling Shen Yao karena saya sudah mulai beraktifitas kembali menjalankan usaha.

Sejak itulah, setelah 6 bulan mengonsumsi Ling Shen Yao, tumor ganas di payudara saya hilang tanpa operasi. Hingga saat ini tak ada keluhan sama sekali. Saya bisa menjalani kehidupan dengan normal seperti sediakala.

Yesi Rahayu, Pengusaha, Sumatera Barat

Menstruasi tidak teratur dan selalu sakit tiap kali datang bulan saya alami sejak remaja. Setelah menikah dan punya anak pertama, rasa sakit di perut makin mengganggu. Puncaknya awal 2008, makin parah. Deteksi dokter kala itu memastikan infeksi kandung kemih dan menjalani perawatan rutin ke dokter, hampir setahun lamanya. Saat itulah saya mencoba mengkonsumsi obat herbal Ling Shen Yao. Dalam 4 bulan rasa sakit hilang, bahkan di luar dugaan, saya bisa hamil dan melahirkan anak kedua september 2009 dengan selamat, Alhamdulillah.

Sayang, setelah hamil saya hentikan mengkonsumsi Ling Shen Yao, karena saya pikir saya sudah sembuh, terbukti tidak ada rasa sakit sama sekali, kecuali gangguan bawaan hamil. Akibatnya pertengahan 2010, rasa sakit di perut kambuh kembali dan siksaannya lebih parah dari sebelumnya. Sejak itulah saya periksakan diri lebih teliti dengan dokter ahli di rumah sakit yang cukup terkenal di kawasan Jakarta Utara. Hasil pemeriksaan pada Agustus 2010 mengatakan bahwa saya mengidap Kista di Indung Telur. Saat itulah dokter mengatakan bahwa kista yang saya idap kategori ganas, terbukti dengan perkembangannya yang begitu cepat, sehingga diputuskan harus operasi. Saat itu pula saya teringat Obat Herbal Ling Shen Yao.

Dalam waktu dua minggu mengkonsumsi Ling Shen Yao, terasa banyak perubahan. Selain intensitas rasa sakitnya berkurang, stamina saya juga lebih baik dari sebelumnya, bernafas pun lebih lega. Sementara obat-obatan lain sudah saya stop sejak minum Ling Shen Yao. Tanggal 26 Desember 2010, kontrol terakhir persiapan menjelang operasi, saat di USG, dokter kaget, ternyata kistanya sudah hilang dan rahim saya pun dinyatakan bersih. Pemeriksaan pun dilakukan berulang-ulang. Hasilnya tetap sama, rahim saya bersih, terbebas dari kista.

Ina Rachman, SH., Advokat, Kebayoran Baru – Jakarta

Selalu sakit saat menstruasi dan datang bulan tidak teratur sejak remaja, akhir tahun 2009 saya mengalami pendarahan hebat dengan masa mens lebih dari 10 hari. Fisik sudah mulai lemah, tapi tidak begitu saya pedulikan. April 2010, saya kontrol ke rumah sakit. Saat itulah dipastikan saya mengidap kista di dalam rahim, ukuran 1,9 cm dan dianjurkan harus segera operasi. Tapi, saya malah coba obat herbal Ling Shen Yao serbuk.

Dua minggu setelah mengkonsumsi obat herbal Ling Shen Yao, bagian rahim saya agak sedikit melilit dan lebih sakit dari biasanya. Namun, saya yakin itu reaksi obat. Maka saya teruskan minum obat ini. Minggu ketiga saya mens, darah yang keluar masih banyak. Cuma kali ini lebih kental dan agak sedikit bergumpal dari biasanya. Dan tenggat waktu menstruasi mulai normal, yakni 6 hari. Saya intensifkan megkonsumsi obat tersebut.

Menstruasi bulan kedua setelah minum Ling Shen Yao. Tanpa sakit sama sekali, darah yang keluar juga lebih kental dari biasanya. Yang membuat saya kaget, hari keempat keluar gumpalan daging menyerupai serpihan disertai semacam kulit tipis berwarna keputihan. Namun sejak itulah rahim saya rasanya enteng, tidak sakit sama sekali. Pertengahan September lalu saya periksakan diri ke dokter di rumah sakit semula saat pulang liburan ke Bandung. Lewat USG terlihat rahim saya bersih, tidak ada kista ataupun penyakit lainnya.

Ny. Lingga, Ibu Rumah Tangga, Taman Permata Indah I – Jakarta Utara

Awal tahun 1991, saya dinyatakan oleh dokter ahli bedah, mengidap tumor di dekat anus. Kemudian saya berobat ke Rumah Sakit Elizabeth Singapura, dokter ahli di sana menyatakan bahwa di usus besar saya terdapat benjolan seukuran telor ayam. Kemudian saya mengikuti saran dokter untuk operasi.

Beberapa waktu kemudian, baru diketahui, bahwa saya juga mengidap kanker ganas stadium 3C, dokter menganjurkan agar saya menjalani kemoterapi sebanyak 30 kali.

Awal 1993, dokter ahli di Singapura, menyatakan kalau di paru-paru sebelah kanan saya telah tumbuh benjolan baru, diikuti enam bulan kemudian benjolan di sebelah kiri, yang mengharuskan saya untuk operasi dan menjalani kemo kembali. Saat itulah saya menolak. Saya benar-benar tidak sanggup lagi menjalani pengobatan demikian.

Saya pun kembali ke Padang. Saat itulah saya membaca testimoni pengguna Ling Shen Yao yang terbebas dari kanker. Saya pun mencoba mengkonsumsi obat herbal tersebut, hanya selang dua hari, tubuh saya langsung enak. Tidur mulai nyenyak, selera makan pun membaik. Saya merasakan badan saya benar-benar jauh beda dari sebelumnya.

Enam bulan kemudian, saya kembali melakukan check up di Malaysia dan Singapura, hasilnya, seluruh benjolan yang ada di tubuh saya, telah hilang dan dinyatakan bersih, saya telah terbebas dari kanker. Para tim dokter di kedua negara itupun kaget atas kesembuhan saya. Saya bersyukur pada Tuhan telah menyelamatkan saya lewat obat herbal Ling Shen Yao.

Ny. Lindawati, Pengusaha, Padang – Sumatera Barat

Awal tahun 2008, saya merasakan selingkar pinggang hingga ke paha dan betis saya terserang gatal-gatal, tapi tidak begitu saya pedulikan. Sampai akhirnya, Maret 2008 saya berangkat liburan bersama anak-anak ke Eropa, gatal-gatal tak sembuh juga. Malah momen liburan itu tak bisa saya nikmati sama sekali. Karena begitu sampai di kamar hotel dan di perjalanan saya juga langsung tertidur. Tidak hanya itu, makin hari fisik saya makin lemah. Kerongkongan haus sekali dan perut juga kelaparan terus, dengan jarak waktu setengah jam sekali. Sama sekali waktu itu tidak terpikir, kalau saya sebenarnya sudah mengidap sakit gula atau diabetes melitus.

Setibanya kembali di Bandung, saya cek gula darah. Ternyata gula darah saya mencapai angka 485. Langsung saya mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao. Selama 3 bulan pertama, saya cek laboratorium, kadar gula darah saya turun jadi 300. Badan terasa mulai enteng, tidak mudah ngantuk, buang air kecil dari setengah jam sekali menjadi satu jam sekali. Tiga bulan berikutnya dosisnya di turunkan jadi 8 x 3. Maret 2009, saya cek lagi, turun jadi 250. Badan lebih segar, selera makan tidak rakus lagi dan buang air kecil pun sudah normal. Juni 2009 kadar gula saya turun jadi 200, September 2009 turun lagi jadi 180. Demikian seterusnya per tiga bulan, saya selalu check up, gula darah saya bertahan 130. Kondisi saya pun hingga saat ini normal dan saya pun bisa beraktifitas normal seperti sediakala.

Ny. Julianti, Ibu Rumah Tangga, Taman Kopo Indah Bandung

Sejak kecil, saya sudah mengidap penyakit sinusitis. Setelah dewasa tumbuh gumpalan NK-T Cell Limphoma, sejenis kanker kelenjar getah bening stadium 1 E di rongga hidung. Saya menjalani 4 paket kemo terapi dan 25 kali radiasi di rumah sakit Singapura.

Saat pertama kali menjalani kemoterapi dan radiasi, kondisi saya sangat parah, tidak bisa berjalan, rambut rontok, kulit menghitam, kerongkongan seperti terbakar, disertai muntah-muntah dan pandangan mata berkunang-kunang. Kala itulah saya konsul dengan dokter ahli radiologi di rumah sakit di Bandung. Dokter itu menganjurkan saya minum obat herbal Ling Shen Yao, sebagaimana pasien dia sebelum-sebelumnya yang banyak tertolong saat menjalani kemoterapi dan radiasi. Langsung saya minum Ling Shen Yao Maret 2010. Benar saja, dalam seminggu kondisi saya pulih. Ternyata betul, saat kembali menjalani kemo dan radiasi dengan jeda beberap hari, kondisi fisik saya kuat sebagaimana sebelumnya. Sehingga di sela-sela waktu pengobatan tersebut saya bisa mengisi hari-hari dengan membaca, menulis bahkan bermain dengan anak.

Sungguh, tidak pernah saya bayangkan dapat pulih seperti saat ini. Dua dokter ahli yang menangani saya di Singapura, sempat memastikan bahwa kedua mata saya akan buta, akibat efek radiasi atau penyinaran dan kemoterapi.

Makin hari makin baik, badan juga makin kuat, hingga enam bulan setelah itu, tepatnya 20 September 2010, saya kembali kontrol ke Singapura. Hasil PET CT Scan menyatakan saya telah terbebas dari kanker kelenjar getah bening. Dokter itu menyatakan saya telah sembuh total.

Ferry, Pengusaha, Tasikmalaya -Jawa Barat

Bermula dari rasa sakit yang luar biasa di kandungan, setelah di USG, ternyata Afi mengidap mioma sejenis tumor yang tumbuh di dalam rahim. “Mulanya hanya berukuran 0,65 cm. Kala itu dokter mengatakan tidak apa-apa, karena masih kecil. Namun waktu berjalan terus, rasa sakitnya tak reda juga, malah cenderung makin parah meski telah diberi berbagai macam obat. Akhir tahun 2001 saya cek lagi ke dokter, ternyata ukurannya membesar menjadi 2,75 cm. Saat itulah saya mulai panik. Karena begitu banyak saya dengar, pengidap penyakit ini yang berakhir dengan kematian,” kata Afi.

Dengan mioma rahim ukuran 2,75 cm itu, dokter mengharuskan segera operasi, untuk menghindari akibat yang lebih fatal, sebab perkembangannya yang begitu pesat. “Mendengar kata operasi, saya langsung gemetar dan lemas. Sesuatu yang menakutkan buat saya selama ini, karena begitu banyak pengidap penyakit tertentu, malah makin parah setelah dioperasi. Apalagi yang dioperasi itu rahim. Sedangkan rahim adalah kebanggaan seorang wanita. Karena itulah saya sengaja mengulur-ulur waktu untuk mencari alternative pengobatan lain, selain operasi,” kata Afi.

Makin hari kondisinya makin parah. “Selain gelisah, tidak bisa tidur, aktivitas saya pun terganggu, karena rasa sakitnya yang makin hari makin menyiksa. Sakit sekali, lebih sakit dari orang melahirkan. Beruntung, saat panik itulah saya baca lewat sebuah media wanita, tentang obat yang sekarang bernama Ling Shen Yao. Obat tersebut saya beli awal September 2001,” kata Afi.

Diakui AFi, tiga hari setelah minum air obat Ling Shen Yao ini, langsung ada perubahan. “Yang jelas rasa sakitnya mulai mereda. Pendarahan dari rahim pun mulai berkurang. Dalam waktu sebulan, rasa sakitnya berkurang dan pendarahannya pun berhenti. Minum obatnya terus saya lanjutkan. Dua bulan kemudian cek up, dinyatakan dokter, ukuran miomanya berkurang menjadi 1 cm. Saat itulah keyakinan saya makin tinggi, bisa sembuh dengan obat ini,” kata Afi.

Sejak Desember 2001, diakui Afi, tak ada keluhan lagi dengan fisiknya, apalagi menyangkut mioma yang pernah ia idap. Bahkan, saya rasakan stamina fisik saya makin prima sejak minum Ling Shen Yao. “Januari 2002 saya cek up, hasilnya, dinyatakan rahim saya telah bersih. Sebulan kemudian, saya cek up lagi di Singapura. Kedua rumah sakit internasional itupun menyatakan, rahim saya telah bersih dari mioma,” Tutup Afi.

Saat merayakan tahun baru 2001, tiba-tiba Netty merasakan denyutan di payudara kirinya. Semula ia pikir itu denyutan biasa. Makin hari, denyutan itu semakin menimbulkan rasa sakit. Ketika dia periksa ke dokter, dinyatakan hanya kelenjar biasa. Namun sebulan kemudian, denyutan itu kian meradang.

Diberi obat, namun rasa sakitnya tak hilang juga. Bahkan, selain rasa sakit tersebut mulai menjalar ke punggung dan lengan kiri, kaki kirinya pun mulai bengkak, lebam seperti orang mengidap sakit beri-beri. “Besar sekali, betis saya ukurannya hampir sama dengan ukuran paha,” kata Netty.

Kian hari kian menyiksa. Tidak berselera makan, suhu badannya tinggi dan jantungnya pun berdebar-debar. Menyadari kondisinya yang kian memburuk itu, bersama suaminya, pertengahan tahun 2001, Netty berobat ke Pekanbaru. Diagnosanya saat itu kanker payudara. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, dokter mengharuskan segera operasi pengangkatan benjolan di payudara tersebut. “Untuk operasi, terus terang saya takut, karena banyak kejadian, setelah operasi, kankernya malah lebih ganas,” kata Netty.

Netty memutuskan tidak jadi dioperasi. Sejak itulah ia melakukan berbagai pengobatan hingga ke Singapura namun belum juga membuahkan hasil. Siang malam Netty meradang menahan sakit. Selain bobot tubuhnya turun karena tidak berselera makan, rambutnya pun mulai rontok, karena sakit kepala yang berkepanjangan. Berbagai pengobatan alternatif juga telah dia upayakan, juga tidak membuahkan hasil. Malahan, rasa sakit yang sebelumnya cuma menyerang bagian kiri, telah menjalar ke bagian kanan.

“Di payudara kanan saya pun telah tumbuh pula benjolan baru. Rasa sakitnya pun menjalar ke punggung belakang, lengan hingga ke kaki. Kedua kaki saya pun akhirnya bengkak pula. Saat itulah, saya benar-benar membayangkan tidak akan berumur panjang,” kata Netty.

Pada masa-masa puncak menahan sakit itulah anak keduanya, membaca artikel tentang Ling Shen Yao di sebuah tabloid wanita. ”Langsung saya coba. Alhamdulillah, hanya dalam waktu tiga hari, langsung ada perubahan terhadap fisik saya. Rasa sakitnya mulai berkurang. Pikiran mulai tenang, makan mulai mau dan saya pun tidak gelisah lagi. Khasiat nyata makin terasa, setelah dua minggu. Selain bengkak di kedua kaki sudah menyusut, sakit kepala pun hilang. Suhu badan tidak tinggi lagi, bahkan jantung saya pun tidak berdebar-debar lagi. Sejak itulah, kian waktu saya rasakan tubuh saya kian sehat. Percaya diri saya pun pulih kembali,” kata Netty.

Walau baru enam bulan ia mengkonsumsi Ling Shen Yao, dia merasakan badannya sudah benar-benar sehat, terbukti benjolan di kedua payudaranya sudah mengecil. Netty tetap terus mengkonsumsi serbuk tersebut. ”Makin lama, benjolannya makin kecil dan akhirnya hilang sama sekali. Terakhir awal Januari 2003 lalu, saya kontrol ke Malaysia. Dokter yang memeriksa saya memastikan, bahwa tidak ada kanker lagi di kedua payudara saya, bahkan seluruh tubuh saya pun dia pastikan bebas dari kanker. Saya bersyukur Alhamdulillah, atas kesembuhan itu,” kata Netty.

Diawali dengan menstruasi yang tidak teratur, akhir 2002 Rosna mengalami pendarahan yang hebat yang sulit berhenti. “Normalnya menstruasi itu kan sebulan sekali. Namun kala itu hampir sebulan penuh pendarahan saya tidak berhenti dan banyak. Februari 2003 saya ke dokter dengan kondisi yang mulai lemah. Setelah di USG, ternyata di rahim saya ada tumor seukuran 3,5 cm. Diberi obat oleh dokter, tak ada perubahan juga. Makin hari kondisi saya makin lemah, sakitnya makin menyiksa, muka pucat, pandangan berkunang-kunang dan kalau berjalan sempoyongan. Sejak saat itulah saya rutin berobat kedokter ahli kandungan. Lebih mengejutkan lagi, dalam waktu dua bulan perkembangan tumornya begitu cepat, mencapai ukuran 5,7 cm. Sejak itulah saya makin shock. Suami dan anak-anak juga para kerabat mulai mengkhawatirkan saya tidak akan berumur panjang akibat penyakit tersebut. Saya pun sempat membayangkan itu,” kata Rosna.

“Dokter sebenarnya mengharuskan saya menjalani operasi. Namun saya tidak mau, takut terjadi hal-hal yang lebih buruk pada diri saya, karena terus terang saya takut menghadapi operasi. Untunglah para kerabat begitu bersimpati kepada saya, berupaya mencarikan obat untuk kesembuhan saya. Dalam kondisi yang sudah parah, dimana saya sudah terkapar tak berdaya di tempat tidur, terkadang menggigil kedinginan, terkadang malah kepanasan dan berbagai siksaan lainnya. Pokoknya saya sudah pasrah. Namun dalam kepasrahan itulah, April 2003 seorang kerabat membawakan saya Obat Herbal Ling Shen Yao. Baru seminggu minum obat tersebut, terjadi perubahan drastis dalam diri saya. Badan rasanya lebih enak, pikiran mulai tenang, mulai bisa tidur nyenyak dan selera makan pun membaik. Sejak itu lah saya konsumsi terus Ling Shen Yao dan menghentikan obat-obatan lain,” lanjut Rosna.

Dari pembuangan lewat air seni, keluar kotoran seperti lender dan serpihan daging. Saya rasa, itulah tumor yang selama ini bersarang di rahim saya. Makin lama makin membaik. Seiring itu, benjolan di payudara seukuran bola bekel yang dideteksi dokter adalah kanker, tanpa disadari juga menyusut. Makin lama makin hilang, dan lenyap sama sekali,” kata Rosna.

Dalam waktu tiga bulan saya rasakan, sepertinya saya hidup kembali dari kematian. Tubuh saya telah prima sebagaimana semula dan saya pun bisa beraktivitas kembali sebagaimana sebelumnya. Untuk membuktikan kesembuhan tersebut, saya periksakan diri ke rumah sakit dan dokter semula. Ternyata tumor di rahim saya sudah sembuh tanpa operasi. Begitupun benjolan di payudara saya juga lenyap seiring itu. Penasaran dengan pemeriksaan tersebut, saya menghadiri wisuda sarjana anak saya di Jakarta, saya periksakan diri ke rumah sakit yang lebih besar dengan peralatan yang lebih canggih. Hasilnya juga menyatakan, bahwa saya tidak mengidap tumor. Baik rahim maupun payudara saya bebas dari tumor,” kata Rosna.

Disclaimer: hasil setiap individu bisa saja berbeda tergantung penyakit, keparahannya dan daya serap tubuh terhadap obat.

Kenapa Harus Ling Shen Yao

✅ Telah terbukti dan teruji secara pra-Klinis manfaat dan keamanannya di Laboratorium ITB (Bandung) selain sudah BPOM dan Halal
✅ Aman dikonsumsi untuk segala usia, ibu hamil dan menyusui
✅ Dapat dikonsumsi untuk pencegahan (sebagai supplemen) dan pengobatan
✅ Lebih Praktis karena bekerja secara holistik (menyeluruh) pada tubuh Anda
✅ Lebih Hemat karena tidak perlu gonta-ganti obat lain untuk yang menderita komplikasi

Sudah Saatnya Anda Merasakan Sendiri Khasiat Nyata Ling Shen Yao!

JANGAN TUNGGU SAMPAI KRONIS! Kesehatan Anda dan Orang Terdekat Anda Sangat Berharga dan Tak Ternilai Harganya!

Ambil Kesempatan Ini Sekarang Juga, Bisa Jadi Inilah Jawaban Doa Anda Selama Ini!

Saatnya Anda pulih kembali seperti mereka, Pesan Sekarang!

Harga Ling Shen Yao

Ling Shen Yao Kapsul

Rp340rb/btl

Ling Shen Yao Serbuk

Rp570rb/box

Mau Pesan Ling Shen Yao Konsultasi atau Tanya-2 dulu? 

Silakan isi form konsultasi dibawah ini! nanti akan terhubung dengan whatsapp admin kami

Loading...

Atau

Anda juga dapat pesan melalui toko kami di marketplace, pastikan tidak salah masuk toko untuk mendapatkan produk yang originalnya!

MANFAAT LAINNYA:

✅ Bisa Membantu Kasus Gangguan Liver / Ginjal / Prostat

✅ Bisa Membantu Sistem Metabolisme Tubuh Yang Terganggu Diabetes, Asam Urat, Kolesterol dan Jantung